Showing posts with label Mikrotik. Show all posts
Showing posts with label Mikrotik. Show all posts

Tuesday, 11 June 2013

Konfigurasi DHCP Server pada Mikrotik



Melanjutkan kembali tulisan Mikrotik yang sebelumnya, pada kesempatan kali ini saya ingin sedikit berbagi mengenai cara konfigurasi DHCP Server di Mikrotik. Kalian tau kan apa itu DHCP Server? Ya, pokoknya kita akan membuat supaya Mikrotik bisa memberikan IP Address secara otomatis kepada klien.

Baiklah tidak usah lama-lama, langsung saja kita mulai cara untuk konfigurasi DHCP Server di Mikrotik.

1. Pertama-tama kita tentukan terlebih dahulu konsep penggunaan IP dan topologi yang kita gunakan. Saya ambil contoh seperti berikut ya :


Internet -----(Internet)Mikrotik(Lokal)---- LAN


Subnet : 192.168.1.0/24
IP LAN Mikrotik (sebagai gateway) : 192.168.1.1
Range IP yang diberikan untuk klien : 192.168.1.10 - 192.168.1.100

2. Setelah itu barulah sekarang kalian login ke dalam Mikrotik kalian masing-masing. Ketika sudah masuk, eksekusilah 3 perintah berikut ini :

> ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.1.10-192.168.1.100
> ip dhcp-server network add address=192.168.1.0/24 gateway=192.168.1.1 dns-server=192.168.1.1
> ip dhcp-server add name=DHCP_LAN disabled=no interface=Lokal address-pool=dhcp-pool



3. Sekarang cobalah atur IP Address komputer klien kalian secara otomatis atau DHCP. Jika berhasil, maka seharusnya klien kalian akan mendapatkan IP sesuai dengan konfigurasi yang telah kalian atur diatas.


Semoga bermanfaat :)

Routing NAT Masquerade di Mikrotik



Postingan singkat di malam hari ini. Saya hanya ingin melanjutkan postingan yang kemarin mengenai 6 Konfigurasi Dasar Mikrotik
Setelah melakukan konfigurasi-konfigurasi dasar, hal yang harus kalian lakukan berikutnya adalah melakukan Routing NAT agar para client juga dapat terkoneksi ke internet sama seperti si Router.

Caranya adalah sebagai berikut :

ip firewall nat add action=masquerade chain=srcnat src-address=0.0.0.0/0 out-interface=ether1disabled=no

Ket : 
  • 0.0.0.0/0 = Network LAN. Dapat kalian biarkan sama seperti ini atau diganti menjadi Network LAN yang terkoneksi ke jaringan, (misal 192.168.1.0/24)
  • ether1 = Interface yang terhubung ke internet
Sekarang coba tes, jika berhasil maka client pasti juga sudah bisa terkoneksi ke internet.

Semoga bermanfaat :)

Langkah-Langkah Instalasi Mikrotik 5.24



Abis lihat-lihat arsip blog yang kategori Mikrotik, ternyata saya baru tahu kalau saya belum pernah memposting tentang langkah-langkah instalasi Mikrotik disini. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini ijinkanlah saya untuk membagikan sedikit tutorial tentang bagaimana langkah-langkah menginstall Mikrotik di PC kalian. Mikrotik yang saya gunakan adalah versi mikrotik terbaru 5.24 yang dapat kalian unduh disini.

Oh iya, sebelum kita mulai ke proses instalasi, siapkan terlebih dahulu sebuah PC/Komputer dengan jumlah ethernet sebanyak 2 buah. Tentunya yang satu kita gunakan untuk koneksi ke internet, dan yang satu lagi kita gunakan untuk koneksi ke jaringan lokal. Sudah? Yuk, sekarang mari kita install Mikrotiknya.

1. Pertama-tama bakarlah iso Mikrotik yang barusan telah kalian unduh kedalam sebuah CD kosong. Bisa dengan menggunakan Brasero ataupun K3b jika kalian menggunakan Ubuntu.
2. Jika sudah memiliki CD installer Mikrotiknya, selanjutnya settinglah pengaturan First Boot Device di komputer kalian menjadi CDROM.
3. Apabila komputer berhasil booting melalui CD, berikut adalah tampilan awal dari instalasi si Mikrotik.


4. Disini kalian dapat menekan Spasi untuk memilih paket instalasi yang kalian mau. Bisa juga dengan menekan tombol Muntuk paket instalasi minimum. Atau tekanlah tombol A jika kalian ingin memilih semua paket instalasi. Saya sarankan install saja semua paketnya dengan menekan tombol A. Kemudian tekan tombol I untuk melakukan instalasi.


5. Nanti akan muncul pertanyaan "Do you want to keep old configuration?". Tekanlah tombol Y jika kalian ingin tetap menyimpan konfigurasi Mikrotik kalian yang lama. Atau tekanlah tombol N jika kalian ingin melakukan fresh install (semua konfigurasi lama akan dihapus). Karena saya ingin melakukan fresh install saja, maka disini saya memilih N.


6. Setelah itu tekanlah tombol Y jika muncul pertanyaan dibawah ini. Ingat, setelah ini semua partisi harddisk dan data-data kalian yang lama akan dihapus.


7. Proses instalasi akan berlangsung cepat, sekitar 3-5 menitan lah. Tinggal tunggu saja. Nanti jika sudah muncul peringatan instalasi sukses seperti ini, tekanlah Enter untuk merestart komputer kalian.


8. Berikut adalah tampilan awal login Mikrotik. 


Isikan Username-nya dengan Admin dan passwordnya biarkan saja kosong, lalu tekan Enter. Ini adalah tampilan jika kalian sudah berhasil login.


Setelah Mikrotik terinstall, selanjuitnya lakukan langkah-langkah 6 Konfigurasi Dasar Mikrotik agar Mikrotik kalian dapat berfungsi dengan benar.

Semoga bermanfaat :)

Cara Simpel Blok Situs Di Mikrotik



Untuk postingan kali saya mau share bagaimana cara nya kita blok situs di mikrotik dengan simpel. Di sini saya menggunakan Proxy Transparant untuk blokir situs tertentu. Pada mula nya tutorial ini saya gunakan untuk mengikuti ujian praktek yang di adakan di sekolah dan tidak ada salah nya jika saya ingin membagikan kepada agan-agan yang membutuhkan. Silahkan di simak langkah-langkah nya ya gan,, hehehe tidak terlalu panjang koq,,, :)

1. kita asumsikan agan-agan sudah paham cara konfigurasi router mikrotik
2. Buka "New Terminal" ketik kan script di bawah ini :
ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 in-interface=ether2 action=redirect to-ports=8080
3. Buka Menu Web Proxy cara nya klik "IP -> Web Proxy " centang kotak di sebelah Enabled
4. Setelah itu buka "New Terminal" lalu ketikkan script di bawah ini :
ip proxy access add scr-address=192.168.55.0/24 dst-host=*.youtube* action=deny
ip proxy access add scr-address=192.168.55.0/24 dst-host=*.facebook* action=deny
5. kemudian buka browser dan buka alamat youtube dan facebook jika muncul seperti gambar di bawah ini  berarti agan-agan sudah berhasil blok situs dengan web proxy


     Catatan :

  1. Untuk warna merah kalian ganti dengan interface yang ingin anda blok
  2. Untuk warna orange kalian ganti dengan ip di dalam interface yang ingin di blok di sini saya contoh kan dengan ether2
  3. Untuk warna hijau kalian ganti dengan alamat yang ingin di blok


Sekian Tutorial Dari saya semoga bermanfaat

6 Konfigurasi Dasar Mikrotik



Sebagai orang yang sudah agak cukup lama bergelut dengan dunia pembelajaran mengenai jaringan, server, maupun router, saya masih terhitung sebagai orang yang sangat awam jika bicara tentang Mikrotik. Lucu sih sebenarnya. Disaat orang-orang yang lain bilang kalau Mikrotik itu jauh lebih mudah dibandingkan Debian atau Linux-Linux yang lain, tapi saya justru kebalikannya -_-. 
Entahlah, mungkin karena saya yang memang jarang mencoba Mikrotik dalam aktifitas praktek saya, atau karena memang Mikrotik yang lebih susah. Tapi memang, saya jauh lebih familiar dengan yang namanya Debian ataupun Ubuntu. Walau begitu, saya tetap berusaha untuk mempelajari Mikrotik, yah minimal sekedar tahu lah. Dan sekarang ini saya lagi sedikit-sedikit mempelajarinya, doakan saya ya biar saya bisa dan bisa sharing-sharing tentang Mikrotik juga disini :D

Nah, pada postingan pertama saya ini, saya ingin membagikan kepada kalian cara mengkonfigurasi Mikrotik setelah selesai Instalasi.

1. Mengkonfigurasi Nama Komputer/Hostname


Untuk mengganti nama komputer kalian, misalnya kalian ingin menggantinya menjadi router, tinggal mengetikkan perintah berikut :

system identity set name=router

2. Memberi Password


Pada saat instalasi, Mikrotik secara default tidak memiliki password untuk akun Administratornya. Ini sangatlah berbahaya dan sangat dilarang didalam dunia jaringan. Oleh karena itu, kalian harus memberi passwordnya. Caranya adalah dengan mengetikkan perintah berikut ini :

password

Setelah itu masukkan password yang baru.

3. Merubah nama interface


Satu hal yang menarik pada Mikrotik adalah, kita dapat merubah nama interface ethernet sesuka kita. Misalnya interface ether1dan ether2 dapat kita rubah menjadi Internet dan Lokal. Jauh lebih enak dibaca bukan?
Cara untuk merubahnya adalah dengan mengeksekusi perintah ini :

interface

Setelah itu tentukan interface mana yang ingin kalian rubah. Misalnya disini saya ingin merubah nama dari interface ether1. Ketikkan ini :

edit ether1 name

Akan terbuka sebuah file konfigurasi. Ganti Ether1 menjadi nama interface sesuka kalian. Misalnya disini saya ingin menggantinya menjadi Internet. Tekan CTRL + O jika sudah.


Lakukan hal yang sama pada interface-interface yang lain jika kalian menginginkannya.

Jika sudah, lakukan perintah berikut untuk kembali ke command awal :

..

4. Memberi ip address


Langkah selanjutnya adalah memberi ip address pada tiap-tiap interface agar dapat terkoneksi ke jaringan. Misalnya disini saya ingin menambahkan ip publik ke interface Internet, Caranya cukup mudah, tinggal ketikkan perintah berikut ini :

ip address add address=118.96.86.212/29 interface=Internet

Lakukan hal yang sama pada interface-interface berikutnya. Untuk melihat ip address yang telah kalian tambahkan, kalian dapat mengetikkan perintah berikut :

ip address print

5. Memberi Gateway


Setelah ip address diatur, sekarang kalian harus mengatur gatewaynya agar Mikrotik dapat terhubung ke internet.

ip route add gateway=118.96.86.209

6. Memberi alamat DNS

Setelah diberi ip address dan diberi Gateway, Mikrotik seharusnya sudah dapat terhubung ke internet. Akan tetapi masih ada satu hal yang perlu dilakukan, yaitu menambahkan alamat DNS, agar si Mikrotik dapat meresolve ip address - ip address menjadi domain. Caranya adalah sebagai berikut :

ip dns set servers=8.8.8.8,8.8.4.4 allow-remote-requests=yes

Sampai sini seharusnya Mikrotik sudah terhubung ke Internet dan dapat dikonfigurasi lebih lanjut. Cobalah lakukan perintah ping ke google atau facebook untuk memastikannya.

Semoga bermanfaat :)

SUMBER